MBG Lampung Berlanjut di Ramadan, Menu Disesuaikan untuk Kemudahan Berbuka  

SENJANEWS.NET

BANDAR LAMPUNG, 20 Februari 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung tidak terhenti meskipun memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah. Komisi V DPRD Provinsi Lampung memastikan program ini tetap berjalan dengan beberapa penyesuaian yang difokuskan pada jenis makanan yang diberikan, agar sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat saat puasa

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, menjelaskan bahwa perubahan yang dilakukan tidak mengurangi kualitas maupun keamanan program. “Kami memastikan MBG tetap beroperasi, namun dengan penyesuaian menu menjadi makanan kering yang dapat disimpan dan dikonsumsi pada waktu berbuka,” ucapnya dalam keterangan resmi pada hari Kamis (19/2).

Menu Disesuaikan, Tetap Memenuhi Standar Gizi

Pembagian makanan bagi siswa sekolah yang tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar dilakukan pada rentang waktu pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Menu yang disalurkan antara lain tempe orak-arik, bubur kacang hijau, telur rebus, dan berbagai jenis buah-buahan – dipilih karena memiliki daya simpan yang baik dan tetap memenuhi standar gizi yang ditetapkan.

Penyesuaian ini terutama diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar. “Anak-anak SD membutuhkan makanan yang dapat mereka bawa pulang dan konsumsi saat berbuka puasa, oleh karena itu kami memilih jenis makanan yang tidak mudah rusak,” jelas Andika.

Pengawasan Ganda Jamin Keamanan dan Efektivitas

Aspek keamanan pangan dan kualitas gizi menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program selama Ramadan. Selain pengawasan yang dilakukan oleh tenaga ahli gizi profesional, masyarakat juga turut berperan aktif dalam memantau jalannya program MBG.

“Kami tidak hanya mengandalkan tim ahli gizi, tetapi juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk memastikan program berjalan dengan aman dan efektif. Semua langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa manfaat MBG benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya.

Bagi kelompok penerima manfaat lain seperti ibu hamil dan balita, program tetap memberikan makanan basah guna memastikan asupan nutrisi optimal. Sedangkan untuk sekolah non-muslim, penyaluran makanan dilakukan sesuai dengan jadwal biasa tanpa penyesuaian terkait waktu berbuka puasa.

Komitmen DPRD Jaga Kelanjutan Program Sosial

Komisi V DPRD Provinsi Lampung berjanji akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG melalui berbagai mekanisme, termasuk pengawasan legislatif dan kunjungan lapangan. Tujuan utama adalah memastikan program ini berjalan tepat sasaran, berkualitas, dan dapat memberikan dampak positif nyata bagi peningkatan status gizi masyarakat Lampung.

Menurut DPRD Provinsi Lampung, keberhasilan menjalankan program MBG selama Ramadan menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat diadaptasi sesuai kondisi tanpa mengurangi kualitas pelayanannya, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menjamin akses pangan bergizi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Diharapkan, dengan berbagai penyesuaian dan pengawasan yang ketat, program MBG dapat terus memberikan manfaat maksimal dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup serta kesehatan masyarakat Provinsi Lampung di masa depan, baik dalam kondisi normal maupun pada masa-masa khusus seperti bulan Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *