SENJANEWS.NET

BANDAR LAMPUNG – Guna meningkatkan kualitas layanan transportasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai pekerjaan rekonstruksi pada ruas Jalan R.E. Martadinata. Jalur yang berstatus sebagai jalan provinsi ini menjadi salah satu fokus perbaikan tahun ini mengingat perannya yang sangat vital bagi pergerakan warga dan arus kegiatan usaha di wilayah setempat.
Pantauan langsung di lokasi pada Sabtu (23/5) menunjukkan aktivitas pekerjaan sudah berlangsung. Sejumlah alat berat dan tenaga kerja terlihat sibuk melakukan penggalian pada bagian permukaan jalan yang rusak, seperti permukaan yang bergelombang maupun berlubang, sebelum selanjutnya dilakukan pelapisan ulang menggunakan aspal jenis hotmix yang memiliki daya tahan lebih baik.
Rizal, petugas lapangan Dinas PUPR Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa perbaikan ruas jalan ini masuk dalam daftar prioritas sesuai arahan Gubernur untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah. Pihaknya juga menyadari bahwa kondisi jalan sebelumnya telah menjadi keluhan banyak pengguna jalan, sehingga proses perbaikan segera dijalankan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami mengerti betul kekhawatiran dan keluhan warga terkait kondisi jalan ini. Oleh karena itu, begitu rencana disepakati, pekerjaan fisik langsung kami mulai. Target kami, seluruh rangkaian pekerjaan selesai sesuai jadwal dan hasilnya memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, agar jalan ini nantinya aman dan nyaman digunakan dalam jangka waktu panjang,” jelas Rizal di lokasi proyek.
Ruang lingkup pekerjaan yang dilaksanakan tidak hanya sebatas pengaspalan saja, tetapi juga mencakup perbaikan secara menyeluruh. Mulai dari penguatan struktur tanah dan fondasi pada titik yang berisiko amblas, perbaikan dan pembuatan saluran air baru agar tidak terjadi genangan saat hujan turun, pelebaran badan jalan, hingga perataan dan pelapisan ulang permukaan jalan.
Selama masa pengerjaan, arus lalu lintas di lokasi proyek mengalami penyempitan di beberapa titik. Untuk mengatur kelancaran dan keamanan perjalanan, Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Kepolisian telah menempatkan petugas di lapangan. Sistem pengaturan buka-tutup jalur diberlakukan guna menghindari kemacetan parah dan mencegah terjadinya kecelakaan di sekitar area kerja.
Pemerintah Provinsi Lampung pun menyampaikan permohonan maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama proses perbaikan berlangsung. Pihaknya juga menghimbau seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati, menurunkan kecepatan kendaraan, dan mengikuti petunjuk arah yang ada saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan.
“Kami sadar ada gangguan sementara, tapi perbaikan ini adalah investasi jangka panjang. Nantinya, jalan yang lebih baik tidak hanya membuat perjalanan warga menjadi lebih aman dan nyaman, tapi juga akan melancarkan arus barang dan jasa, sehingga kegiatan ekonomi di Provinsi Lampung bisa berjalan lebih cepat dan berkembang lebih baik lagi,” tutup Rizal.









