Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, M. Rahmat Visa Ridi Arifin Hadiri Pentas Budaya Hari Juang TNI AD

SENJANEWS.NET 

BANDAR LAMPUNG – Anggota DPRD Provinsi Lampung, M. Rahmat Visa Ridi Arifin, menghadiri perhelatan akbar Pentas Seni dan Budaya yang diselenggarakan oleh Korem 043/Gatam (Kodam II/Sriwijaya) dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat. Acara yang berlangsung meriah tersebut dipusatkan di Lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, pada Sabtu malam.
Kegiatan ini menjadi wadah manifestasi kebersamaan antara TNI dan masyarakat melalui pelestarian seni budaya Nusantara. Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, tokoh adat, tokoh agama, serta ribuan warga yang memadati area lapangan.
Apresiasi terhadap Inisiatif Kebudayaan dalam keterangannya, M. Rahmat Visa Ridi Arifin memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI AD atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan yang mengedepankan kearifan lokal. Menurutnya, pendekatan budaya merupakan sarana paling efektif dalam mempererat hubungan emosional antara prajurit dan warga.
“Kami di DPRD Provinsi Lampung mendukung penuh kolaborasi seperti ini. Selain sebagai hiburan rakyat, kegiatan ini mampu menghadirkan semangat kemanusiaan dan nasionalisme dalam satu panggung yang merangkul seluruh elemen masyarakat,” ujar Rahmat.

Pagelaran Wayang Kulit “Bimo Krido”
Rangkaian acara menyuguhkan keberagaman seni, mulai dari tari-tarian tradisional Nusantara, musik campur sari, hingga orkes melayu. Puncak acara ditandai dengan pagelaran wayang kulit yang membawakan lakon “Bimo Krido”.
Lakon tersebut dipilih karena mengandung filosofi mendalam mengena Perjuangan dan Pengabdian: Mencerminkan dedikasi prajurit TNI kepada bangsa.
Mengingatkan kembali esensi Hari Juang TNI AD bagi generasi muda.
Menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat yang modern.
Momentum Keharmonisan Daerah
Melalui pentas seni ini, diharapkan identitas budaya Lampung dan nilai-nilai kebangsaan semakin kokoh. Rahmat menekankan bahwa keharmonisan antara TNI dan masyarakat merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.
Momentum ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga memperkuat struktur sosial yang inklusif di Bumi Ruwa Jurai. (HUMAS)

sumber https://setwan-dprd.lampungprov.go.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *