SENJANEWS.NET

BANDAR LAMPUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Hipmi Half Marathon Lampung (H2ML) Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh HIPMI Running Club Pengurus Daerah Lampung ini digelar sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat hidup sehat, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. Ajang lari tersebut berlangsung di kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, pada Minggu (10/5/2026).
Kegiatan olahraga masyarakat ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T. Turut hadir Ketua Umum HIPMI Provinsi Lampung Gilang Ramadhan, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari, serta seluruh jajaran pengurus HIPMI Provinsi Lampung.
Ikut memeriahkan dan mengikuti kegiatan lari tersebut Ketua BAPEMPERDA DPRD Provinsi Lampung Hanifal, S.P., Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Meiry Harika Sari, S.STP., M.M., serta Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung Yudi Al Fadri, S.H., M.M. Selain unsur pimpinan daerah, kegiatan ini juga diikuti oleh para pengurus dan anggota HIPMI, komunitas olahraga, serta masyarakat umum yang antusias berpartisipasi.
Dalam gelaran Hipmi Half Marathon Lampung 2026, disediakan beberapa kategori jarak lari yang dapat diikuti peserta, yaitu 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer. Kegiatan ini berhasil menarik partisipasi luas dari berbagai kalangan, mulai dari warga masyarakat, komunitas pecinta olahraga, hingga para pelaku usaha muda yang tergabung dalam jaringan HIPMI se-Provinsi Lampung.
DPRD Provinsi Lampung menilai, ajang ini merupakan langkah positif yang strategis. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kesehatan jasmani, tetapi juga berperan penting dalam mempererat sinergi antara organisasi kepemudaan, dunia usaha, dan pemerintah daerah. Selain itu, kegiatan ini dinilai mampu mendorong pengembangan ekosistem olahraga yang sehat, produktif, dan inklusif, yang dapat dinikmati serta memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Lampung.









