Bangun & Perbaiki 30,4 Km Jalan, Wagub Jihan: Jalan Lancar Ekonomi Bergerak

SENJANEWS.NET

LAMPUNG TENGAH – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan dan perbaikan ruas jalan Bandar Jaya–Mandala di Kabupaten Lampung Tengah, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah tersebut pada tahun anggaran 2026.

Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan pembangunan infrastruktur jalan melalui 8 paket pekerjaan dengan total anggaran mencapai Rp306 miliar, untuk menangani perbaikan dan pembangunan jalan sepanjang 30,40 kilometer yang tersebar di berbagai titik dan ruas strategis di wilayah Lampung Tengah. Khusus untuk ruas jalan Bandar Jaya–Mandala, panjang penanganan efektifnya mencapai 10,7 kilometer dengan anggaran yang disediakan sebesar Rp95,98 miliar, menggunakan jenis konstruksi campuran, yaitu perkerasan beton atau rigid pavement dan perkerasan aspal atau flexible pavement.

Dalam arahannya, Wagub Jihan menyampaikan bahwa seluruh upaya pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan saat ini dilakukan dengan segala daya dan upaya maksimal, bahkan melalui penyesuaian dan efisiensi penggunaan anggaran antar perangkat daerah agar dapat memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat.

 

“Oleh sebab itu, saya meminta kepada seluruh pihak pelaksana maupun tim pengawas untuk mengerjakan setiap tahapan pekerjaan sesuai dengan ketentuan, spesifikasi, dan isi perjanjian kerja yang telah disepakati, serta dikerjakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Walaupun membutuhkan pengelolaan anggaran yang cermat dan terukur, Pemerintah Provinsi tetap memiliki keyakinan dan optimisme yang tinggi, bahwa perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan ini nantinya akan mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

“Jika kondisi jalan kita sudah baik dan lancar, maka pergerakan barang dan jasa akan berjalan cepat dan mudah, roda ekonomi masyarakat akan terus bergerak maju dan berkembang. Insyaallah, hal ini akan berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah, sehingga segala kewajiban dan kebutuhan pembangunan daerah lainnya juga dapat kita penuhi dengan baik,” ujarnya.

Wagub Jihan juga menjelaskan bahwa Kabupaten Lampung Tengah menjadi salah satu wilayah prioritas dalam penanganan infrastruktur, mengingat panjang jaringan jalan provinsi di wilayah ini merupakan yang terpanjang dibandingkan daerah lain, di sisi lain tingkat kerusakan jalan yang ada juga dinilai cukup signifikan dan membutuhkan penanganan segera.

Berdasarkan data yang ada, target kualitas dan kemantapan jalan di wilayah ini ditetapkan akan ditingkatkan dari kondisi sebelumnya sebesar 86,49 persen, menjadi mencapai angka 96,49 persen pada akhir tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga menyoroti peran dan fungsi sistem saluran air atau drainase, yang dinilai memiliki peran sangat penting dalam menjaga dan memperpanjang usia layanan jalan. Menurut pengamatannya, sebagian besar kerusakan yang terjadi pada badan jalan disebabkan oleh sistem aliran air yang tidak berjalan dengan baik dan teratur.

“Masalah utama dan akar penyebab kerusakan jalan kita sebenarnya ada pada sistem drainase. Air hujan maupun air permukaan tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya, malah tergenang dan terperangkap di badan jalan. Kondisi inilah yang akhirnya membuat struktur jalan menjadi cepat rusak dan tidak awet digunakan,” jelasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *