Kerja Sama Pusat & Daerah, Bangun Lampung Maju Demi Masa Depan Cerah

SENJANEWS.NET

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk melakukan perubahan dan kemajuan struktur ekonomi daerah melalui dua langkah strategis utama, yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan hilirisasi komoditas unggulan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam acara Lampung Post Executive Forum 2026 dengan tema “Satu Tahun Membangun: Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”, yang berlangsung di Hotel Emersia, Selasa (14/4/2026).

Turut hadir dan memberikan pemaparan dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Komjen Polisi (Purn) Akhmad Wiyagus, yang menyampaikan pandangan mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat laju pembangunan dari sisi perspektif Kementerian Dalam Negeri.

Dalam paparannya, Gubernur menyoroti tantangan mendasar yang masih dihadapi dalam struktur perekonomian daerah. Meskipun Lampung menempati posisi sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terpadat kedua di Pulau Sumatera dengan jumlah warga mencapai hampir 9 juta jiwa, sebagian besar masyarakatnya masih menggantungkan hidup pada sektor pertanian dengan tingkat pendapatan yang belum sepenuhnya layak dan optimal.

“Kita merupakan penghasil utama komoditas kopi, jagung, dan singkong yang menempati peringkat pertama dan kedua secara nasional. Namun selama ini, hasil bumi kita banyak yang dikirim keluar dalam bentuk bahan mentah. Oleh sebab itu, pengolahan lanjutan atau hilirisasi menjadi hal yang wajib dan tidak bisa ditawar lagi, agar nilai keuntungan dan manfaat ekonomi dari hasil bumi bisa tetap berada dan berkembang di wilayah Lampung, serta dinikmati secara langsung oleh para petani dan pelaku usaha di daerah,” tegas Gubernur.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah telah meluncurkan program unggulan bernama “Desaku Maju”, yang berfokus pada upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Salah satu langkah nyata yang dijalankan adalah penyediaan alat pengering hasil pertanian, guna memastikan kualitas hasil panen memenuhi standar yang dibutuhkan oleh dunia industri dan pasar yang lebih luas.

Di sisi peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemprov Lampung juga telah memulai program pengiriman tenaga kerja terampil untuk mengikuti pelatihan dan magang di Jepang. Melalui program ini, para tenaga kerja diharapkan dapat menyerap ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis terbaik, yang nantinya akan diterapkan dan dikembangkan kembali saat mereka kembali bertugas dan bekerja di daerah asalnya.

Selain itu, dari sisi potensi sumber daya energi, Gubernur menyampaikan bahwa daerah ini memiliki aset strategis berupa sumber energi hijau di wilayah Ulu Belu, yang merupakan satu-satunya jenis sumber daya sejenis yang ada di dunia. Ditambah lagi dengan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di kawasan Bendungan Marga Tiga, potensi energi tersebut nantinya akan menjadi pondasi kuat untuk mengembangkan empat kawasan industri baru yang tengah direncanakan, salah satunya berada di wilayah Kabupaten Way Kanan.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dalam penyampaiannya menekankan dua hal utama yang menjadi perhatian, yaitu pentingnya percepatan transformasi digital dalam sistem pemerintahan dan upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Hal ini mencakup pengawasan terhadap pelaksanaan proyek strategis secara langsung dan berjalan terus-menerus, serta pengelolaan risiko yang terukur guna mencegah terjadinya pemborosan maupun kebocoran anggaran di setiap tingkatan wilayah pemerintahan.

Dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan Lampung Post Award: Asta Cita Bersama Lampung Maju. Penghargaan tertinggi ini diterima langsung oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus.

Selain kepala daerah tingkat provinsi, penghargaan untuk kategori pemerintahan daerah juga diberikan kepada Walikota Bandar Lampung, Bupati Lampung Utara, dan Bupati Lampung Selatan. Apresiasi juga diserahkan kepada berbagai instansi dan lembaga di berbagai bidang, mulai dari bidang hukum dan keamanan, perekonomian, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, hingga pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *