Makin Kece! Pelayanan RSUD Abdul Moeloek Diapresiasi Tinggi Ombudsman

SENJANEWS.NET

BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung kembali mencatatkan prestasi membanggakan di mata nasional. Hal ini diungkapkan langsung oleh Pimpinan Ombudsman RI, Fikri Yasin, saat melakukan kunjungan kerja di RSUD Abdul Moeloek pada Rabu (29/4/2026).

 

Berdasarkan data penilaian tahun 2025, Lampung berhasil masuk dalam jajaran tiga besar provinsi dengan kepatuhan pelayanan publik terbaik di Indonesia. Capaian luar biasa ini menjadi bukti nyata keseriusan daerah dalam membenahi kualitas layanan kepada masyarakat.

 

“Alhamdulillah Provinsi Lampung berhasil meraih capaian yang sangat membanggakan, yakni masuk dalam tiga besar nasional. Ini menunjukkan adanya komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Fikri.

 

Kontribusi Signifikan RSUD Abdul Moeloek

 

Salah satu faktor utama di balik kesuksesan Lampung adalah kinerja gemilang dari RSUD Abdul Moeloek. Rumah sakit rujukan utama ini berhasil mencatatkan skor kepatuhan yang sangat tinggi, yakni mencapai angka 89,14.

 

Angka tersebut menempatkan RSUD Abdul Moeloek sebagai salah satu institusi pelayanan dengan performa terbaik di lingkungan Pemprov Lampung. Hal ini membuktikan adanya perbaikan sistem dan manajemen yang signifikan demi kenyamanan pasien dan masyarakat.

 

“RSUD Abdul Moeloek menjadi salah satu perangkat daerah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian ini. Nilai kepatuhannya sudah berada pada kategori tinggi,” jelasnya.

 

Jangan Cepat Puas Diri

 

Meskipun hasilnya sangat memuaskan, Fikri Yasin mengingatkan agar capaian ini tidak membuat pihak rumah sakit menjadi lengah. Ia menekankan bahwa prestasi ini harus dijadikan sebagai pijakan untuk terus berkembang, bukan dijadikan tujuan akhir.

 

“Capaian ini harus menjadi pijakan, bukan tujuan akhir. Target kita bukan sekadar mempertahankan nilai, tetapi memastikan pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

 

Sinergi untuk Layanan Lebih Baik

 

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Lampung, Nur Rakhman Yusuf, beserta jajaran manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah.

 

Momen ini tidak hanya sekadar apresiasi, tetapi juga menjadi wadah evaluasi bersama. Tujuannya adalah memperkuat sinergi agar pelayanan publik di sektor kesehatan dapat terus ditingkatkan, menjadi lebih transparan, cepat, dan bebas dari praktik maladministrasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *