SENJANEWS.NET

BANDAR LAMPUNG – DPRD Provinsi Lampung melalui Wakil Ketua Komisi IV, Iswan H. Cahya, S.H., M.H., menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program Mudik Gratis Tahun 2026 M/1447 H. Kegiatan pelepasan pemudik digelar di Stasiun Kereta Api Tanjung Karang, Senin (16/3/2026), sebagai wujud dukungan terhadap pelayanan publik yang optimal menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kehadiran legislatif ini merupakan bentuk nyata fungsi pengawasan dan dukungan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau. Dalam kesempatan tersebut, Iswan H. Cahya turut mendampingi Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., beserta jajaran pejabat terkait.
Kolaborasi Sinergis Tanpa Beban Anggaran Daerah
Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan bahwa program ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik. Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan ini dibiayai melalui hasil kolaborasi dengan pihak swasta dan tidak menggunakan anggaran dari APBD Provinsi Lampung.
“Program ini membantu masyarakat dari sisi ekonomi dan memastikan perjalanan berlangsung selamat. Ini adalah hasil kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pihak swasta,” ujar Jihan.
Layanan Lengkap: Kereta Api dan Bus
Pada tahun ini, layanan mudik gratis ditingkatkan dengan menyediakan dua moda transportasi, yaitu Kereta Api dan Bus. Untuk jalur kereta api, keberangkatan dilayani menuju Kertapati dan Baturaja. Sementara untuk jalur darat, armada bus melayani rute intra-provinsi menuju wilayah Way Kanan, Liwa, Pesisir Barat (Krui), hingga Mesuji.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, melaporkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tercatat sebanyak 848 pemudik menempati rangkaian kereta api menuju Kertapati. Selain itu, terdapat layanan bus antarkota yang mengangkut 348 penumpang dan bus dalam provinsi yang melayani sekitar 270 orang. Karena tingginya minat, jumlah armada bus ke tujuan seperti Krui dan Liwa pun ditambah.
Pemerintah pusat juga turut mendukung melalui skema Public Service Obligation (PSO) dengan memberikan tambahan kuota perjalanan dari Jakarta ke Lampung serta subsidi angkutan penyeberangan sebesar 30 persen.
Harapan untuk Masa Depan
Iswan H. Cahya menilai inovasi dan kolaborasi dalam program ini sangat patut diapresiasi. DPRD Lampung berkomitmen untuk terus mengawal program-program pro-rakyat agar berjalan optimal.
“Kami berharap program mudik gratis ini tidak hanya berlanjut, tetapi juga semakin ditingkatkan kualitas dan jangkauannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak lagi masyarakat,” tutup Iswan.









