Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Promosi Doktor Muhammad Firsada di UIN Raden Intan

SENJANEWS.NET

BANDAR LAMPUNG, 14 Februari 2026 — Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, SE., MBA., bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, ST., MT., menghadiri Ujian Terbuka Promosi Doktor Muhammad Firsada, M.Si., yang diselenggarakan oleh Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung di Ballroom kampus tersebut pada Kamis (12/02/2026).

Promosi doktor ini mengangkat disertasi berjudul “Strategi Internalisasi Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama dalam Pencegahan Radikalisme.” Penelitian tersebut menyoroti pentingnya penguatan nilai kebangsaan dan moderasi beragama sebagai upaya menghadapi penetrasi ideologi transnasional yang berpotensi melemahkan ketahanan ideologi bangsa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., unsur Forkopimda Provinsi Lampung atau yang mewakili, Ketua Tim Penguji Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag., Ketua DWP Provinsi Lampung Ibu Agnesia Bulan Marino, S.E., para Bupati/Walikota atau yang mewakili, Kasatgaswil Densus 88 Lampung Kombes Pol. Stialanri Kurniawan Setinggar, S.I.K., pejabat tinggi lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, rektor universitas atau yang mewakili, pimpinan instansi vertikal, akademisi, tokoh masyarakat, serta keluarga promovendus.

Dalam abstrak disertasi dijelaskan bahwa pencegahan radikalisme tidak cukup hanya dengan pendekatan keamanan, melainkan memerlukan strategi komprehensif melalui pendidikan, pembinaan sosial-keagamaan, serta sinergi antara negara, akademisi, dan masyarakat sipil. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitik melalui studi kepustakaan dan lapangan, dengan teknik wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan observasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan ideologis transnasional memerlukan pendekatan pencegahan berbasis legitimasi sosial dan budaya (intermediary approach) melalui tahapan transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai. Moderasi beragama juga ditegaskan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat Islam sekaligus strategi harmonisasi ideologi berbasis nilai kebangsaan dan kearifan lokal Lampung dalam bingkai NKRI.

Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut dan berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah. “Disertasinya sangat relevan karena membahas moderasi beragama dan pencegahan radikalisasi serta terorisme. Mudah-mudahan kajian ini dapat menjadi referensi yang mendorong upaya bersama dalam menekan penyebaran radikalisme dan terorisme di Provinsi Lampung,” ujarnya, sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada Muhammad Firsada beserta keluarga.

Kehadiran kedua pemimpin daerah ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif dalam mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama di Provinsi Lampung.

sumber https://setwan-dprd.lampungprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *