SENJANEWS.NET

PESAWARAN, 15 Februari 2026 – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mustika Bahrum, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada Sabtu (14/02). Kegiatan yang diikuti aparatur desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat ini bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila hingga ke tingkat akar rumput sebagai benteng menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Politikus dari Partai Golkar yang juga dikenal dengan gelar adat Suntan Pengayom Makhga menekankan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara semata, melainkan pedoman hidup yang harus diwujudkan dalam keseharian masyarakat. “Kita hari ini telah mengamalkan nilai Pancasila melalui silaturahmi tatap muka. Budaya saling menghubungkan ini harus terus dijaga, semoga membawa manfaat, kesehatan, dan berkah rezeki bagi kita semua,” ujarnya.
Pancasila Jawaban Atas Tantangan Kompleks Kebangsaan
Mustika Bahrum menyatakan bahwa di era globalisasi dan derasnya arus informasi digital, tantangan yang dihadapi bangsa menjadi semakin kompleks. Perbedaan pandangan dalam kehidupan politik dan sosial berpotensi memicu perpecahan jika tidak dikelola dengan baik.
Menurutnya, Pancasila berperan sebagai fondasi utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mampu menyatukan berbagai elemen bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. “Di tengah keragaman yang ada, Pancasila adalah pemersatu kita semua. Kita harus terus menanamkan nilai-nilainya, khususnya kepada generasi muda agar tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia yang mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam berinteraksi dengan lingkungan serta menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Peran Strategis Desa dalam Membangun Karakter Kebangsaan
Dalam kesempatan tersebut, Mustika menekankan peran strategis desa sebagai garda terdepan dalam membangun karakter kebangsaan. Pemerintah desa bersama masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga harmoni sosial dan implementasi nilai-nilai Pancasila di tingkat lokal.
“Kita berharap masyarakat desa dapat memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, menghargai perbedaan, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong. Inilah bentuk implementasi nyata dari nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kepala Desa Bogorejo, Hermansyah, menyampaikan rasa terima kasih atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang dinilai sangat relevan dengan dinamika sosial saat ini. “Kami mengapresiasi komitmen anggota DPRD Provinsi Lampung dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan kita semua,” ujarnya.
Hermansyah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semangat nasionalisme semakin mengakar kuat dan mampu menangkal pengaruh negatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Melalui kegiatan ini, DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk membumikan nilai-nilai Pancasila hingga ke setiap pelosok daerah. Penguatan ideologi bangsa di tingkat desa diharapkan menjadi fondasi yang kokoh dalam menjaga stabilitas sosial dan keutuhan NKRI di tengah perubahan zaman yang terus berkembang.









